Jumat, 22 Februari 2008

Untitled

q ingin qm seutuh nya

q ingin..

kamu membawa q ke tampat mu ..

melalui dedaunan pucuk2 cmara.. atau pun..

menybrangi samudra..

q ingin datang menemani kesendrian mu..

agar kamu tau

aq akan slalu ada tuk mu

q ingin menjadi bintang..

yang menemani q..

d kala kesepian..

q ingin menjadi bumi.. yang menjadi tempat mu berpijak setiap hari..

q ingin menjadi kupu2..

yang bisa tebang mengikuti stiap gerak langkah mu

q hanya ingin kmu tau..

q bsa menjadi pa saja..

yang kamu mau..

q ingin qm seutuh nya

q ingin..

kamu membawa q ke tampat mu ..

melalui dedaunan pucuk2 cmara.. atau pun..

menybrangi samudra..

q ingin datang menemani kesendrian mu..

agar kamu tau

aq akan slalu ada tuk mu

q ingin menjadi bintang..

yang menemani q..

d kala kesepian..

q ingin menjadi bumi.. yang menjadi tempat mu berpijak setiap hari..

q ingin menjadi kupu2..

yang bisa tebang mengikuti stiap gerak langkah mu

q hanya ingin kmu tau..

q bsa menjadi pa saja..

yang kamu mau..

Rambutan oh rambutan

Fhz punya pengalaman yg gokiel bgd,, Ceritanya gini: Sekitar beberapa hari yang lalu, pulang sekolah aku dan kedua teman merencanakan untuk ke warnet bareng padahal wktu itu dah umayan sore. Ya,, biasalah.. klo ga chating ya posting, atau ngoprek2 friendster. perut juga terasa lapar,,,benget aga pusing sedikit terus stelah turun dari mobil, mendadak aku pengen pipis, terpaksa aku ikut dulu ke rumahnya aniz karena dia juga mau pulang dulu, untungnya rumah dia dekat dengan warnet yang di maksud. Sekitar 5 menit di rumah aniz, kami baru pergi ke warnet tapi kami mengambil jalan pintas agar cepat sampai di warnet, jalannya melewati sebuah gang kecil dan di pinggir-pinggirnya ada beberapa pohon. Sampai di bawah pohon rambutan, aku melihat ke bawah dan ternyata… Okh,, tidak!!!! Sebuah rambutan yg segar dan merah sekali, sepertinya baru jatuh dari pohon. Rambutnya yang tidak terlalu panjang-panjang meyakinkan aku bahwa itu rambutan aceh yang manizt sekali,, “srrrrrrrupt,,kebetulan banget niey,,,” gumam ku, “niz,, ada rambuatn tuh jatoh,, ambil gih..! lumayan tau!” tapi aniz bilang “Idih,, ga akh! Ngapain?? Malu-maluin aja!” “Ah lu mah!” Tapi aku tetep ambil rambutannya, secara dissana gang kecil Cuma ada kami berdua, malu ama siapa? Ya nggak? “Cuek aja lagi,,” Setelah aku ambil rambutannya, “krosak,, krosak,,!!” apaan twu? Suaranya dari atas pohon, “tunggu niz!” kami menghentikan langkah. Aku lihat pelan-pelan ke atas pohon rambutan itu, dan… “hay,,” ich,,,, ternyata di atas pohon ada anak laki-laki yang emang pemilik pohon rambutannya. Gillllla,,,,,, ich,, malu banget!!!! Dia senyum-senyum mungkin karena memperhatikan kami dari tadi!! Saking malunya, kami berdua langsung larri tapi rambutannya masih aku pegang ko,,, udah kepalang malu ya ambil ja! Sampai di depan warnet aku makan dulu rambutannya, aniz bilang “Ih lu mah ga tau mau banget si?! Dah tw yang punyanya ngeliatin! Masih aja sempet2nya bawa rambutan!” Aku Cuma bisa ketawa “Hehe.. kepalang malu tw!” _end_

Jumat, 15 Februari 2008

RINDU

senja datang menyelimuti hari hari ku.....

hari hari ku penuh Dengan kalbu cintamu

Di setiap Angan ku yang ku lalui

penuh dengan Bayang bayang wajah mu...

kasih..........Betapa aku mencintaimu

Tak pernah Satu detik pun aku lewatkan Dalam hidup ku

HAnya untuk ......melihatmu Terseyum

Wajahmu Yang merona Di hatiku .....

Membuat aku Melayang Jauh Ke angan angan cintamu

Kebahagian mu Kbahagian ku jga

Kesedihan mu kesedihan ku jga

Kasih........cintamu padakau

Membuat hatiku Merona Sepi

Kasih Sayang mu Membuat Kalbu cintaku Memuncak

di setiap Langkah ku ....

menyelimuti malam yang sunyi

Hembusan angin yang Meyapu Wajahku

bagai kan belaian hangat Tanganmu.....

yang penuh Dengan kasih sayang

" I love U"

Ku mencintai mu?

Gemercik hujan mendatangi hari hari ku

penuh dengan kehangatan kasih sayang mu.......

yang menerangi hari ku disetiap kalbu hatiku

duhai sayang betapa aku merindu kasihmu

yang sangat syahdu

dan hangatnya bagaikan cahaya bulan

yang menerangi gelapnya malam

hembusan angin yang menyapu wajah ku

bagaikan belaian tanganmu

yang penuh kelembutan cinta akan ku

duhai kekasih ku

cintai aku sepenuh hati dan keihklasan

disetiap ruang-ruang yang kosong

dalam diriku dan dirimu

merona wajah disetiap penghujung dan perjumpaan kita

hati yang was-was yang berdetak kencang

setiap angan ku penuh akan dirimu

angan yang bersahaja hanya kau dan aku

cintai aku sepenuhnya

aku mencintaimu sepenuh hati

ketulusanku hanya padamu

duhai kekasihku

aku mencintaimu.....

Jumat, 08 Februari 2008

Percuma

Percuma ku damba

Hanya membuat kecewa

Sia-sia ku nanti

Hanya menambah luka hati

Ku diam….

Bukan untuk selamanya

Namun ku butuh waktu tuk berfikir

Dan renungi

Layak kah diri ini?

Berharap akan hadir mu kini?

Dusta?

Kan hilang semua percaya

Ketika dusta mulai terasa

Kan hadir kata kecewa

Saat khianat kini terungkap

Bukan fikir tak lagi dapat mengira

Tapi hati yang tak mampu yakini

Rasa tak percaya dirinya berdusta

Hianati cinta yang telah lama bersama

Kini ku relakan bahagiaku

Ku coba melepasnya

Tinggalkan cerita yang terkikis dusta

Karena ku ingin kau lihat

Ku pun mampu bertahan tanpa hadirnya dirimu

Perasan Ku

Entah mengapa segala hal tentang mu

Tak jua beranjak dari benak ku

Ku simpan cerita kita dalam hati

Haruskah aku ungkap perasaan ini??

Apakah salah bila ku mencintai mu?

Tuhan memang mengijinkan ku tuk mencintai mu

Namun bukan untuk memiliki mu

Hubungan kita berlangsung diam

Bukan berarti dendam

Kita diciptakan sehati bukan berarti saling menyakiti

Walau kita hanya berteman

Tapi di sudut kalbu kita saling merindu

Karena mengenang mu adalah rindu bagiku

Ku tak tau mengapa semua ini bisa terjadi?

Jumat, 01 Februari 2008

tHe giFt fOr soMe1

aku adalah ombak

aku dan pantai adalah sepasang kekasih

angin menyatukan dan memisahkan kami

aku datangt dari atas temaram

untuk mengabungkan perak buihku dengan emas pasirnya

dan ku sejukan jiwanya yang membara dengan kelembabanku

menjelang fajar ku bacakan dalil cinta buat kekasih ku

dan ia mendekap ku

di senja hari kunyanyikan doa kerinduan,

dan ia memeluku.